Senin, 18 Februari 2013

Tertangkap Jambret, Oknum TNI Nyaris Diamuk Massa


Binjai, (Analisa). MRZ nyaris diamuk massa di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara, setelah tertangkap menjambret kalung emas milik Ratna Dewi (39), warga Jalan Talam Kelurahan Nangka Kecamatan Binjai Utara di Pasar Tradisional Kebun Lada, Jumat (15/2) sore.

Beruntung pelaku yang diduga anggota TNI pangkat Kopda itu, diselamatkan dari aksi anarkis massa setelah sejumlah personil TNI dan petugas kepolisian mengamankan pelaku.

Menurut penuturan Ratna Dewi, peristiwa penjambretan yang dialaminya terjadi pukul 17.30 Wib, saat ia bersama Deni (41) suamikorban bermaksud berbelanja kebutuhan rumahtangganya di Pasar Tradisional Kebun Lada.

Ketika itu, korban yang dibonceng Deni dengan mengendarai sepedamotor Honda Scoopy tiba-tiba dipepet dua orang pria tidak dikenal, yang juga mengendarai sepedamotor dari arah Kelurahan Pahlawan menuju Kelurahan Kebun Lada, seraya merampas kalung emas di leher korban. Spontan korban berteriak minta tolong. Sedang Deni bersama Ikhsan (30) warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian berusaha mengejar kedua pelaku.

Namun, kedua pelaku yang kabur sejauh 5 kilometer dari lokasi penjambretan justru kembali berbalik arah setelah laju sepedamotornya diimbangi Deni dan Ikhsan. Alhasil posisi keduanya terjepit, akibat terjebak di antara kerumunan massa yang memadati lokasi kejadian.

Menyadari posisinya terjepit, kedua pelaku panik. Bahkan saat dikejar, salah seorang pelaku yang membawa senjata api justru melepaskan beberapa kali tembakan hingga melukai dahi Deni.

Beruntung hal itu tidak berakibat fatal bagi korban. Bahkan korban bergumul dengan MRZ setelah berhasil menjatuhkan pelaku dari sepedamotor yang dikendarainya itu. Alhasil MRZ berhasil diringkus dan diamankan menuju Makoramil 16/Binjai Utara setelah dihakimi massa. Rekan pelaku yang tidak diketahui identitasnya kabur menuju Jalan T Amir Hamzah ke arah Kota Stabat, akibat laju sepedamotornya tidak berhasil ditahan massa.

Guna menghindarkan aksi anarkis massa sembari menjalani proses pemeriksaan, pelaku dibawa menuju Markas Sub Dan POM TNI Kota Binjai. Bersamaan dengan itu, turut diamankan sejumlah barang bukti seuntai kalung emas seberat sembilan gram milik korban, dan dua selonsongan peluru yang ditembakkan rekan pelaku. Sumber: www.analisadaily.com