Sabtu, 08 Juni 2013

BBM Langka, TNI Perketat Perbatasan RI-Timor Leste


Penulis: Sigiranus Marutho Bere
Kamis, 6 Juni 2013 | 22:27 WIB
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Anggota TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif Linud 503 Mayangkara, terus memperketat pengawasan di sepanjang garis perbatasan dengan Timor Leste, guna mencegah aksi penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) yang makin marak beberapa waktu terakhir ini.

Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL, Mayor Inf Triyono, kepada Kompas.com, Kamis (6/6/2013) mengatakan pihaknya mengawasi dengan ketat khusus BBM yang dibawa oleh setiap warga, karena dalam satu pekan terakhir ini BBM di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, sangat sulit diperoleh.

"Kita sudah mendapat instruksi soal pengawasan BBM bersubsidi, jadi khusus di perbatasan kita akan tingkatkan pengawasan jangan sampai terjadi penyebrangan membawa BBM bersubsidi," kata Triyono.

Menurutnya, ada sejumlah titik rawan penyebrangan yang dicurigai akan menjadi target pengawasan. Namun pada intinya, 14 pos yang berada sepanjang garis batas di wilayah TTU, harus terus dilakukan peningkatan pengawasan.

Triyono juga mengatakan, sejumlah pos penyebrangan seperti Pos Wini, Pos Napan Bawah dan Pos Haumen ana, yang tentunya akan menjadi prioritas utama. "Tetapi kita juga tidak menganggap kawasan lainnya tidak diperhatilkan khusus, karena ada juga titik-titik jalan tikus yang dicurigai juga menjadi target pengawasan,"jelas Triyono. (K57-12), Editor : Bambang Priyo Jatmiko