Selasa, 18 Juni 2013

Tiga Ribu Personel Gabungan TNI/Polri Siaga di Makassar


Senin, 17 Juni 2013 - 11:

Makassar, Seruu.com - Mengantisipasi eskalasi aksi unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak  (BBM), Polda Sulsel bersama jajaran Kodam VII/Wirabuana,  menggelar apel bersama Senin, (17/6/2013). Dalam apel siaga yang digelar di Lapangan Karebosi, Makassar itu, kepolisian menyatakan akan menerjunkan sekitar 3.000 personel dalam mengamankan Kota Makassar.

“Tiga ribu personel itu sudah di back - up oleh anggota TNI,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Burhanuddin Andi kepada wartawan, usai apel siaga.

Ia menambahkan, para personil gabungan ini nantinya akan ditempatkan pada objek - objek vital. Seperti SPBU, Kantor Gubernur Sulsel, Stasiun pengisian BBM, serta pengamanan distribusi BBM. Pola pengamanan dalam menangani aksi unjukrasa mahasiswa tersebut akan dilakukan dengan pendekataan budaya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan tindakan persuasif terhadap mahasiswa yang menggelar aksi unjukrasa. Namun untuk kondisi Makassar saat ini, Burhanuddin Andi menegaskan masih dalam kondisi yang kondusif.

“Saat ini belum masuk dalam kondisi siaga. Masih aman-aman,” tambah Burhanuddin Andi

Sementara itu, hari ini sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar akan melakukan aksi unjukrasa menolak rencana kenaikan harga BBM. Pusat aksi umumnya dilakukan di depan kampus mereka seperti di kampus UNM, UMI, UIT, Unismuh, UIN, UIM, STIE YPUP, Universitas 45 serta Universitas Hasanuddin. [HSB]