Rabu, 10 Juli 2013

Kudeta Mesir


Di tengah pertemuan silaturahim antara Kepala Staf TNI Angkatan Darat Moeldoko dan komponen bangsa, seperti tokoh agama, budaya, lembaga swadaya masyarakat, dari mahasiswa, tidak banyak yang menyadari bahwa si empunya acara pada Senin (8/7) itu tengah berulang tahun. Acara ulang tahun pria kelahiran Kediri, 56 tahun lalu, itu dirayakan beberapa jam sebelumnya, yaitu pukul 04.30 di rumah dinasnya.

Selain keluarga, dalam acara ulang tahun ke-56 Moeldoko itu, hadir jajaran teras TNI Angkatan Darat. Dia memotong tumpeng, kemudian memakannya bersama hadirin. Seusai acara sekitar pukul 06.00, Moeldoko melanjutkan silaturahim dengan tokoh-tokoh masyarakat pada pukul 09.00 di Balai Kartini, Jakarta. Kepada para tokoh masyarakat, Moeldoko menyatakan perlunya keterbukaan dan saling jujur di antara semua pihak. Ia juga mengakui bahwa tentara yang banyak berlatih kerap malah berlebihan kalau bertemu masyara­kat "Kesenggol sedikit, langsung marah," katanya.

Selain bertukar pikiran dengan tokoh masyarakat, Moeldoko juga menjawab berbagai pertanyaan wartawan. Wartawan menanyakan pendapatnya soal kudeta militer di Mesir.

"Kudeta itu bukan budaya TNI, jadi tenang saja," kala peraih Adhi Makayasa atau lulusan terbaik di angkatan 1981 Akademi Militer itu. (EDN), Sumber Koran: Kompas (10 Juli 2013/Rabu, Hal. 32)