Rabu, 28 Agustus 2013

Jenderal Moeldoko akan Konsolidasikan Semua Kesatuan TNI



Selasa, 27 Agustus 2013 12:53 WIB


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPR menyepakati Jenderal Moeldoko menjadi Panglima TNI, menggantikan Laksamana Agus Suhartono.

Moeldoko menjelaskan program pertamanya, yakni dengan melakukan konsolidasi antar-kesatuan TNI.

"Sekali lagi saya ingin menyampaikan, saya akan mengawali dengan konsolidasi. Saya akan melihat hal-hal yang sedang berjalan," kata Moeldoko di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Moeldoko mengaku akan melanjutkan kebijakan rencana strategi pertahanan, seperti pembangunan kekuatan dan pembinaan. Sedangkan soal konsolidasi, Moeldoko akan melihat kekuatan yang dimiliki internal TNI serta kelemahannya.

"Semuanya akan kami lihat. Pakai analisis tentunya, baru kami ambil langkah-langkah ke depan," tuturnya.

Moeldoko juga akan melakukan moderenisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). TNI, kata Moeldoko, juga akan mengawal tahun politik, agar stabilitas di dalam negeri berjalan aman dan stabil.

"Kontribusi TNI, yang pertama, memosisikan dirinya harus sangat netral, bukan sekadar netral. Kedua, memberikan kontribusi positif atas penyelenggaran pemilihan umum, contohnya mungkin perlu bantuan alat angkut udara dalam rangka mendistribusikan sesuai UU," ungkapnya.