Selasa, 10 September 2013

Tentara di Gorontalo Ikut Bertani



Senin, 9 September 2013 | 16:47 WIB


LIMBOTO, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menyambut baik Program Pertanian Terpadu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (PPT-TNI AD). Pemkab menganggap program di mana para tentara terjun bertani bersama para petani ini mampu memberikan dukungan bagi pemkab sendiri dalam menjalankan program pertanian dan menciptakan ketahanan pangan daerah.

Hal ini diungkapkan Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib di sela-sela acara Tanam Perdana Padi bersama Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar dan jajarannya di Desa Lalunga, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Senin (9/9/2013).

"Kawasan Kabupaten Gorontalo ini memang masih sangat luas untuk areal pertanian sehingga potensinya masih sangat baik untuk terus dikembangkan," ujar David dalam sambutannya.

Bupati berharap Pemkab Gorontalo akan terus bekerja sama dengan TNI dalam menciptakan lahan pertanian di desa dan kecamatan lain. "Ini agar masyarakat bisa mendapatkan lapangan pekerjaan terbaru di bidang pertanian," terangnya.

Lebih lanjut, David mengatakan, tantangan peningkatan produksi tanaman pangan di masa mendatang akan dihadapkan pada berbagai permasalahan seperti pertambahan jumlah penduduk, sempitnya kepemilikan lahan, dan alih fungsi lahan tanaman pangan. Oleh karena itu, Bupati David mengimbau para petani tidak mengalihfungsikan lahan pertanian produktif ke peruntukan lain.

"Karena di masa mendatang kebutuhan padi dan beras akan semakin meningkat dan semakin strategis," ujarnya.

David memaparkan, untuk mengantisipasi perubahan lingkungan dan kondisi tersebut, maka strategi dan fokus pembangunan tanaman pangan ke depan antara lain peningkatan intensifikasi tanaman dan penambahan area luas tanam. Pembangunan yang berkaitan dengan pertanian juga dilakukan dengan cara perbaikan infrastruktur, seperti saluran irigasi dan jalan usaha tani.

Sementara itu, Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar mengatakan, melalui kesepakatan kerja sama Pemkab Gorontalo-TNI AD diharapkan pencapaian program ketahanan pangan terwujud. “Ini juga merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama antara Kementerian Pertanian dan TNI-AD dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan nasional,” kata Bachtiar.

Peran TNI-AD dalam kerja sama ini, tutur Bachtiar, adalah dalam mengawal tanam serentak, optimalisasi lahan sawah, perluasan area sawah, dan penyediaan varietas tanaman padi yang lebih tepat guna. Keberadaan anggota TNI-AD di tengah masyarakat, menurut Bachtiar, akan mampu membantu petani dalam meningkatkan kemandirian ekonomi.

"Karena beban itu sama-sama dipikul. Petani tidak sendiri dalam berkerja,” katanya.